Kamis, 02 Maret 2017

PRAKTIKUM 2 INSTALLASI DAN CARA MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER



PRAKTIKUM 2 INSTALLASI DAN CARA MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER






Disusun Oleh Kelompok B :

ANRI RICARDO P (065001600011)
SOVIAN DONY L G (064001600023)
MUHAMAD ICHSAN G (064001600023)
 DIMAS ADI PRATAMA (064001600003)





Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Trisakti

Jakarta – Indonesia

2017





Tujuan

                   Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum dua matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam pemasangan software Cisco Packet Tracer dan juga penggunaannya secara sederhana.





Teori Percobaan

                Packet Tracer adalah software simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

                Packet Tracer terbaru yaitu versi 6.2. Dalam versi ini dapat mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, dan EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA.

                Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.




CARA PERCOBAAN

 

11.   Siapkan installer Cisco Packet Tracer













   2.Instal Packet Tracer sampai selesai.














    3. Setelah selesai menginstal bukalah aplikasi tersebut dengan menggunakan guest login.




   4.       Untuk peripheral atau komponen yang dibutuhkan terdapat pada bagian kiri bawah. Untuk menambahkan Server dan Komputer Client klik pada icon yang berbentuk Komputer. Kemudian pilih gambar komputer lalu klik pada tempat yang disediakan (jumlah terserah namun di sini saya memakai 3 buah PC).. juga pada server (cukup 1)..Kemudian tambahkan switch atau HUB, caranya sama seperti menambahkan PC/server.
     


 





  5.    Kemudian hubungkan semua komponen menggunakan kabel, karena menggunakan perantara Switch / HUB kita menggunakan kabel Straight. Pilih jenis kabel (Coopper Straight-Through) kemudian klik.kan pada salah satu komponen, sehingga muncul jenis port (Fast Ethernet) yang terdapat pada komponen tersebut, klik pada jenis port tersebut. 
      



6.  Kemudian setting IP server. Klik pada icon server yang sudah dibuat. 

 













 7.       Pilih Config, lalu pada menu sebelah kiri pilih DHCP. Isi Start IP Address sesuai kebutuhan, isi juga Subnet Mask. Kemudian tentukan banyak maksimal user dengan mengisi Maximum number of user. setelah itu klik save. Lalu pada menu sebelah kiri pilih Fast Ethernet. Isi IP Address Untuk IP Server dan juga Subnet Mask (biarkan default). Kemudian Close.

 




 8.       Setelah itu kita setting masing-masing PC agar terhubung dengan server. Klik icon PC – pilih Config kemudian pada menu sebelah kiri pilih FastEthernet. Ganti IP Configuration menjadi DHCP agar PC mendapat IP Address otomatis dari server sehingga tidak perlu mengatur. Kemudian Close. (Lakukan pada semua PC)

 



9. Setelah selesai kita cek apa semua koneksi lancar, dengan cara klik icon pesan si bagian kanan. Kemudian klik.kan pada salah satu PC sehingga pada Icon PC terdapat gambar pesan. Lalu klik pada salah satu PC yang lain. Jika berhasil, pada bagian kanan bawah akan muncul tanda Sukses seperti di bawah ini. 


 











      10.   Untuk melihat proses berjalannya data klik pada Simulation pada bagian kanan dibawah icon pesan. Kemudian klik Auto Capture / Play sehingga proses pengiriman dan penerimaan data akan dianimasikan. Selesai sudah kita membuat Sebuah Jaringan LAN sederhana menggunakan Cisco Packet Tracer.
      






DATA – DATA










      


KESIMPULAN

          Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Packet tracer berfungsi untuk melakukan simulasi jaringan. Dengan simulasi tersebut kita dapat seolah - olah merangkai jaringan tanpa menggunakan perangkat asli. Hal ini sangat berguna bagi kita karena dapat mengurangi penggunaan biaya yang dibutuhkan, serta menghemat waktu karena tidak adanya trial dan error saat melakukan simulasi jaringan.

PRAKTIKUM 2 INSTALASI LINUX DAN WINDOWS MENGGUNAKAN VMWARE


PRAKTIKUM 2 INSTALASI LINUX DAN WINDOWS MENGGUNAKAN VMWARE


Disusun Oleh Kelompok B :


Sovian Dony
NIM: 064001600001

Anri Ricardo Panggabean
NIM: 065001600011

Dimas Adi Pratama
NIM: 064001600003

M. Ichsan Gunawan
NIM: 064001600023




Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2017










TUJUAN

Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum dua matakuliah Organisasi Komputer dan Sistem Operasi. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam instalasi software Linux Ubuntu dan Windows menggunakan VMWare dan juga penggunaan sederhananya.



TEORI PERCOBAAN
Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd. Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.



CARA PERCOBAAN
A.      Penginstalan OS Linux Ubuntu
1.       Pastikan kamu sudah mendownload dan menginstall VMware Workstation Player (Free)
2.       Download file ISO Ubuntu. Di contoh ini kita menggunakan Ubuntu 16 tetapi kamu juga bisa menggunakan versi lainnya.
3.       Buka VMware > Create New Virtual Machine


4.       Untuk kemudahan maka kita pilih opsi I will install the operating system later. Ini penting supaya experience instalasi saat kamu menginstall di VMware bisa kamu aplikasikan di komputer yang sesungguhnya.


5.       Pilih Linux dengan Ubuntu sebagai sistem operasinya. Untuk bit, sesuaikan dengan bit Ubuntu yang akan kamu install.



6.       Setelah itu tentukan nama Virtual Machine beserta lokasi penyimpanannya.


7.       Lalu tentukan juga berapa besarnya space hardisk yang akan kamu gunakan di Ubuntu.


8.       Klik Customize Hardware untuk mengkonfigurasi hardware. Kamu bisa mengatur besarnya RAM virtual machine dengan cara menggeser slider yang ada. Pastikan kamu menyisakan cukup resource untuk komputer host kamu.


9.       Pada opsi CD/DVD, pilih Use ISO image file, dan browse ke file ISO Ubuntu yang kamu miliki.


10.   Jika sudah, klik Finish.


11.   Virtual Machine kamu sudah jadi dan siap diinstal dengan Ubuntu Linux

12.   Play Virtual Machine yang baru saja kamu buat tadi untuk mulai melakukan proses instalasi Ubuntu di VMware.


13.   Setelah masuk ke installer Ubuntu, pilih Install Ubuntu.


14.   Jika ada option untuk memasang 3rd party software dari Ubuntu, klik Continue saja.



15.   Sekarang proses instalasi sudah dimulai, kamu tinggal ikuti saja wizard nya dan tunggu sampai proses instalasi selesai.


16.   Setelah proses instalasi selesai kamu, restart Ubuntu tersebut.


17.   Ubuntu kamu sudah selesai dan siap digunakan secara penuh.


 




















B.      Penginstalan OS windows 7
1.       Pastikan kamu sudah mendownload dan menginstall VMware Workstation Player (Free)
2.       Download file Windows 7. Di contoh ini kita menggunakan Ubuntu 16 tetapi kamu juga bisa menggunakan versi lainnya.
3.       Buka VMware > Create New Virtual Machine

















4.       Seperti biasa, untuk kemudahan maka kita pilih opsi I will install the operating system later. Ini penting supaya experience instalasi saat kamu menginstall di VMware bisa kamu aplikasikan di komputer yang sesungguhnya






5.       Pilih Microsoft Windows dengan Windows 7 sebagai sistem operasinya. Untuk bit, sesuaikan dengan bit Windows 7 yang akan kamu install.


6.       Setelah itu tentukan nama Virtual Machine beserta lokasi penyimpanannya.




7.       Lalu tentukan juga berapa besarnya space hardisk yang akan kamu gunakan di Windows 7.


8.       Klik Customize Hardware untuk mengkonfigurasi hardware. Kamu bisa mengatur besarnya RAM virtual machine dengan cara menggeser slider yang ada. Pastikan kamu menyisakan cukup resource untuk komputer host kamu.




9.       Pada opsi CD/DVD, pilih Use ISO image file, dan browse ke file ISO Windows yang kamu miliki.


10.   Jika sudah, klik Finish.


11.   Virtual Machine kamu sudah jadi dan siap diinstal dengan Windows 7.

12.   Play Virtual Machine yang baru saja kamu buat tadi untuk mulai melakukan proses instalasi Windows 7 di VMware.


13.   Kalau ada permintaan download VMware Tools, klik saja Download and Install.
14.   Atur waktu, bahasa dan time format secara otomatis, sehingga hanya tinggal klik Next.

15.   Kemudian klik “Instal Now“.


16.   Karena kita baru menginstal, pilih Custom (advance).


17.   Buatlah partisi baru sesuai kebutuhan kita dengan ketentuan berikut.




18.   Partisi pertama digunakan untuk penginstalan windows dan untuk penginstalan operasi lainnya seperti software aplikasi dll.

19.   Partisi kedua dan selanjutnya digunakan untuk penyimpanan data, seperti file musik,video, maupun data lainya.
20.   Untuk partisi pertama, klik new sehingga akan keluar tampilan size seperti gambar diatas, dalam ukuran ini menggunakan satuan MB, jadi jika kita akan membuat size sebesar 20GB, maka akan keluar size sebesar 20GB, kemudian klik Apply.



21.   Untuk partisi kedua sama seperti langkah sebelumnya

22.   Kemudian Next dan tunggu saja proses Instalasi sedang berlangsung.


23.   Setelah proses instalasi selesai, kita akan dimintai untuk memasukan User name dan Computer name, untuk user name masukan nama kita dan untuk computer name bebas sesuai kehendak kita dan pasword kemudian klik Next.


24.   Jika kamu punya product key masukan product key yang kamu punya, jika tidak punya skip/lanjutkan dan klik Next.


25.   Pilih opsi Ask Me Later.



26.   Atur Time & Place sesuai tempat kita berada, dan atur tanggal dan jam.


27.   Jika telah sampai tampilan Desktop, berarti proses instalasi Windows 7 telah selesai.




DATA PERCOBAAN
           

             

              

              

              




KESIMPULAN
                Setelah melakukan berbagai metode yang sudah tersedia, kita dapat melakukan pemasangan sistem operasi Windows dan Linux di dalam Laptop kita yang sudah terinstal sistem operasi tanpa melakukan dual boot instal maupun instal ulang sistem operasi di laptop berkat bantuan software virtual machine VMWare.
                Dengan metode tersebut kita dapat meminimalisir berbagai macam kerugian yang mungkin terjadi jika kita menggunakan metode yang lain, seperti missing data hingga hang. Maka dari itu, metode pemasangan Windows dan Linux menggunakan virtual machine memiliki banyak keunggulan/kelebihan yang sangat bermanfaat bagi kita yang hanya sekedar ingin bereksperimen atau mencoba-coba sistem operasi.





























































































Kamis, 23 Februari 2017

PENCEGAHAN, PENDETEKSIAN DAN PENGINVESTIGASIAN KECURANGAN KOMPUTER OLEH AUDITOR MELALUI AUDIT SISTEM INFORMASI

Oleh: Muhammad Arief Efendi

Abstract


These article was auditors aimed to discover the response of their organizations to the threat of computer fraud. The auditor's responsibility within organization for the prevention, detection & investigation of the computer fraud, what the auditor does to prevent computer fraud. Computer fraud was one of the white collar crime in organization I company. Information system audit is one of the important tool for auditor to detect & investigate computer fraud with computer assisted audit technique (CAAT) .
Full text (PDF):